
DPD RI Ning Lia menyapa hangat santriwati Ponpes Manba’ul Hikam yang masih dirawat di RS Delta Surya pasca keracunan MBG, Rabu (2/9/2026). Doc : Lia Istifhama untuk Aksaraindonesia.idSidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Senyum dan harapan mulai kembali terpancar dari wajah para santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam yang tengah terbaring pulih di RS Delta Surya, Sidoarjo. Tergerak untuk memberikan dukungan penuh bagi pemulihan mereka pascamusibah keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, bergegas terbang dari Jakarta demi menyapa, merangkul, dan memberikan penguatan mental (mental healing) langsung kepada para santri, Rabu (2/9/2026).
Kunjungan sosok yang akrab disapa Ning Lia ini difokuskan untuk mendampingi puluhan santri dari Pondok Pesantren Manba’ul Hikam—penyumbang korban terbanyak dari total 593 korban keracunan MBG di Kecamatan Tanggulangin berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo per Rabu (2/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Di ruang perawatan, Ning Lia berinteraksi hangat dengan para santri, mengajak mereka berbincang, dan memberikan motivasi agar kondisi psikologis mereka tetap stabil. Langkah mental healing ini dinilai penting untuk mengembalikan rasa aman dan keceriaan para santri pascaluka atau sakit mendadak akibat keracunan.

Dengan hangat Ning Lia menyapa dan memberikan penguatan mental kepada santri korban MBG di RS Delta Surya Sidoarjo, Rabu (2/9/2026). Doc : Lia Istifhama untuk Aksaraindonesia.id
Sejalan dengan upaya pemulihan tersebut, kondisi para pasien yang dirawat di RS Delta Surya dilaporkan kian menunjukkan perkembangan positif. Direktur RS Delta Surya Sidoarjo, dr. Warih Kusumaningtyas, M.Kes., FISQua, menyampaikan bahwa mayoritas kondisi pasien kini sudah terus membaik dan sebagian di antaranya telah diperbolehkan pulang.
”Alhamdulillah kondisi para pasien secara umum terus membaik. Sebagian besar gejalanya sudah tertangani dengan baik, dan beberapa pasien yang kondisinya sudah stabil serta memenuhi syarat medis hari ini sudah diizinkan untuk pulang ke rumah,” ujar dr. Warih Kusumaningtyas, M.Kes., FISQua.
Ning Lia pun mengapresiasi kesiapsiagaan dan penanganan cepat dari seluruh tim medis rumah sakit, mengingat RS Delta Surya merupakan satu dari sembilan rumah sakit di Sidoarjo yang menampung para korban sejak Selasa (1/9/2026).
”Saya mengapresiasi kesiapsiagaan tim medis RS Delta Surya yang memberikan pelayanan medis terbaik untuk korban yang datangnya silih berganti hingga siang hari tadi,” ungkap Ning Lia.
Politikus muda ini juga menekankan pentingnya penanganan darurat ketimbang saling menunjuk kesalahan saat situasi krisis terjadi.
”Saat terjadi musibah, seharusnya tidak perlu mencari siapa yang salah terlebih dahulu, tetapi kita mencari siapa yang pertama kali harus diberikan pertolongan,” tegasnya.

