

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi mengoperasikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri Sidoarjo Sarirogo berkonsep Mini Smart Branch, Rabu (5/8/2026). Langkah ini dilakukan guna memperkuat jaringan perbankan berbasis digital sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat serta pelaku usaha di wilayah Sukodono dan sekitarnya.
Peresmian kantor anyar ini dihadiri langsung oleh Transaction and Funding Head Bank Mandiri Wilayah Surabaya Ronaldo Rotua, jajaran Forkopimka seperti Dandim, Kapolsek Sukodono, hingga Camat Sukodono Ineke Dwi Setiawati.
Kepala KCP Bank Mandiri Sidoarjo Sarirogo, Hany Vito Rini, mengungkapkan bahwa kehadiran KCP ini membawa transformasi besar dibanding kantor terdahulu yang masih menyajikan layanan konvensional.
”Konsepnya sudah digital. Kami ingin memaksimalkan potensi ekonomi di kawasan ini, mulai dari sektor ritel, korporasi, hingga pelaku usaha mikro yang jumlahnya terus berkembang,” tegas Hany usai meresmikan kantor baru tersebut.

Kepala KCP Bank Mandiri Sidoarjo Sarirogo, Hany saat memberikan potongan tumpeng kepada salah satu nasabah pada kegiatan peresmian kantor baru di Sarirogo. Doc : Siska Prestiwati
Hany menilai Sukodono menyimpan potensi bisnis yang sangat giat, didorong keberadaan kawasan industri, lembaga pendidikan, hingga geliat ribuan UMKM. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bank Mandiri memboyong berbagai produk andalan, salah satunya Kopra by Mandiri—platform digital khusus nasabah korporasi untuk pengelolaan transaksi finansial terintegrasi.
Tak hanya menyasar segmen korporasi, kemudahan permodalan bagi pegiat usaha mikro turut disiapkan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) bertarif bunga 6 persen per tahun tanpa agunan untuk plafon hingga Rp100 juta.
”Apabila belum memenuhi skema KUR, kami juga menyediakan alternatif pembiayaan lain seperti Kredit Usaha Mikro (KUM) maupun fasilitas pembiayaan untuk segmen Small Medium Enterprise (SME),” lanjut Hany.
Di tempat yang sama, Camat Sukodono Ineke Dwi Setiawati menyambut positif hadirnya gedung baru yang dinilai jauh lebih representatif, luas, dan mudah diakses publik.
”Kami berharap Bank Mandiri dapat menjadi mitra strategis bagi pelaku UMKM di Sukodono, terutama dalam memberikan akses permodalan, pendampingan, hingga layanan perbankan digital. Saat ini terdapat sekitar 2.426 UMKM di Kecamatan Sukodono yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang,” ungkap Ineke.
Ineke optimistis akselerasi layanan keuangan modern dari Bank Mandiri ini bakal memicu pertumbuhan ekonomi daerah dan mempercepat adopsi transaksi digital di tengah masyarakat.

