Kartini Masa Kini, Ketua TP PKK Sidoarjo Ajak Perempuan Jadi Agen Perubahan

Siska Prestiwati
22 Apr 2026 16:34
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi mengajak perempuan menjadi agen perubahan dalam peringatan Hari Kartini 2026. Kegiatan itu digelar di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (22/4/2026).

Sriatun menegaskan, perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan, khususnya melalui keluarga. Ia mendorong kader PKK dan perempuan di Sidoarjo untuk terus bersinergi dan berkontribusi di lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak seluruh kader PKK dan perempuan di Sidoarjo untuk menjadi agen perubahan. Jadilah perempuan tangguh, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” kata Sriatun.

Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak sekadar seremoni, tetapi momentum meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini, terutama dalam memperjuangkan pendidikan dan kesetaraan gender.

Ia menyebut, perempuan masa kini dituntut cerdas, mandiri, dan berdaya, tanpa meninggalkan peran sebagai ibu dan pendidik utama dalam keluarga.

“Melalui PKK, perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas keluarga. Keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sriatun juga mengapresiasi peserta yang mengenakan kebaya. Ia menekankan bahwa kecantikan tidak hanya dilihat dari penampilan luar, tetapi juga dari hati.

“Cantik itu dari hati. Mari saling menghormati tanpa membedakan suku, agama, dan lainnya,” tambahnya.

Sriatun turut menyoroti tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Timur. Ia menilai peran orang tua sangat penting untuk mencegah hal tersebut.

“Kita harus aktif berkomunikasi dengan anak, termasuk menanyakan perasaannya di sekolah. Perlu kerja sama antara orang tua dan sekolah agar lingkungan aman,” tegasnya.

Ia menambahkan, Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki potensi besar dan tidak boleh menyerah menghadapi tantangan.

“Jangan takluk pada rasa putus asa. Kita harus optimis dan terus semangat,” katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo Ainur Amalia mengatakan perempuan juga perlu cerdas dalam berpenampilan.

“Berdandan itu bagian dari kecerdasan. Dengan penampilan anggun, kita punya nilai lebih,” ujarnya.

Kegiatan ini juga diisi talkshow kesehatan perempuan yang menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, Sri Andari dari Pokja IV PKK, serta dosen psikologi Universitas Muhammadiyah Gerdaning Tyas Jadmiko.

Selain itu, peringatan Hari Kartini turut dirangkai dengan beauty class sebagai edukasi praktis bagi perempuan dalam merawat diri secara mandiri.

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :