Spanyol Tegas Tolak Eskalasi Perang Timur Tengah, Serukan Gencatan Senjata

Ainur Rizkiah
5 Mar 2026 03:34
2 minutes reading

Jenewa (Aksara Indonesia. Id) – Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menegaskan negaranya menolak terlibat dalam eskalasi konflik militer di Timur Tengah. Madrid juga kembali menyerukan gencatan senjata segera di tengah ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Dalam video yang diunggah melalui platform media sosial X pada Rabu (4/3/2026), Sánchez menegaskan bahwa Spanyol tidak akan tunduk pada tekanan untuk terlibat dalam konflik yang dinilai dapat memperburuk situasi global.

Ia menyatakan Spanyol memilih tidak terlibat dalam tindakan yang dianggap merugikan dunia, meskipun ada kekhawatiran terhadap potensi pembalasan. Menurutnya, sikap tersebut merupakan bagian dari komitmen negaranya untuk menjaga stabilitas internasional.

Sánchez juga mengkritik pemerintah Iran atas penindasan terhadap warganya. Namun ia menegaskan bahwa tindakan yang melanggar hukum tidak dapat dibalas dengan pelanggaran hukum lainnya, merujuk pada serangan sepihak yang dilakukan oleh AS dan Israel terhadap Iran.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Sánchez mengatakan militer Spanyol saat ini bekerja sepanjang waktu untuk menyiapkan mekanisme evakuasi bagi warga negaranya yang berada di kawasan konflik.

“Kami memiliki keyakinan penuh pada kekuatan ekonomi, kelembagaan, dan juga kekuatan moral negara kami. Pada saat-saat seperti ini, kami semakin bangga menjadi orang Spanyol,” ujarnya.

Hubungan antara Spanyol dan AS belakangan memanas setelah Madrid mengecam serangan terhadap Iran serta menolak permintaan Washington untuk menggunakan pangkalan militer di wilayah Spanyol sebagai titik operasi serangan.

Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Albares menegaskan posisi pemerintah tidak berubah. Dalam wawancara dengan radio Cadena SER, ia membantah klaim bahwa Spanyol telah menyetujui kerja sama militer dengan AS.

Albares menegaskan pemerintah tetap menolak penggunaan pangkalan militer di Spanyol untuk mendukung operasi militer di Iran.

Pernyataan tersebut muncul setelah Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut Spanyol telah sepakat bekerja sama dengan militer AS. Pernyataan itu disampaikan menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan menghentikan seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol jika Madrid tidak mendukung operasi militer tersebut.

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :