Hadirkan 10 Produk Lokal, Halimah Angkat Pangan Asli Tanah Alor

Siska Prestiwati
23 Sep 2025 21:00
2 minutes reading

Kalabahi Alor – NTT (aksaraindonesia) – Pesta Pangan Lokal dan Budaya Zona II Kabupaten Alor 2025 menjadi wadah penting bagi pelaku UMKM memperkenalkan pangan khas daerah. Salah satu yang menonjol adalah produk Tin–Tin khas Alor dan sekitar 10 olahan pangan lokal lainnya milik Halimah.

Dalam pameran tersebut, Halimah memamerkan beragam produk berbahan dasar pangan asli Alor, mulai sukun dari Alor Barat Laut, keladi dari Kebun Kopi, pisang dari Kokar, hingga ubi dari Welai dan Bampalola. Semua bahan ia tegaskan murni berasal dari Alor.

“Hampir semua produk ini asli dari tanah Alor, tidak ada yang dari luar. Saya ingin menunjukkan bahwa potensi pangan kita sangat berlimpah dan bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai,” ungkap Halimah kepada aksaraindonesia.id selasa (23/09/2025) malam.

Dari bahan-bahan lokal itu, Halimah menghadirkan Tin–Tin khas Alor, kue tradisional berbahan lokal, aneka olahan tepung pisang dan singkong, lidah kucing dari tepung pisang, serta produk unik lainnya seperti putu kaca dan olahan sagu. Pelaku usaha mikro juga kreatif dengan memanfaatkan sisa pisang keripik yang dijemur ulang untuk kemudian diolah menjadi kue.

Menurut Halimah, ajang ini bukan hanya untuk memamerkan kuliner lokal, tetapi juga untuk menanamkan rasa bangga pada masyarakat Alor.

“Harapan saya, masyarakat semakin mencintai produk sendiri. Kalau kita pakai dan beli produk lokal, ekonomi kita juga ikut berkembang,” ujarnya.

Kehadiran Tin–Tin khas Halimah bersama produk olahan lainnya menambah semarak Pesta Pangan Lokal dan Budaya Zona II Kabupaten Alor 2025, (22/9) serta menegaskan bahwa pangan tradisional Alor adalah identitas sekaligus peluang ekonomi masa depan. marliati

13-03-2026

5-5-2026