
Dalam acara talkshow off-air Radio SHE bertajuk “SHE Cantik dan Gaya” di Hotel Alana Surabaya, Kamis (5/2/2026), dr. Kitriastuti, Sp.M hadir sebagai pembicara utama. Ia memaparkan materi krusial mengenai “5 Gejala Ringan yang Sering Diabaikan, tapi Bisa Jadi Awal Masalah Mata Serius”.
Dokter Kitriastuti menjelaskan bahwa keluhan yang terlihat sepele sering kali merupakan tanda bahwa mata butuh penanganan medis. Beberapa gejala yang disorot antara lain: penglihatan kabur secara mendadak, munculnya bintik-bintik hitam (floaters) pada area pandang, mata merah yang tidak kunjung sembuh, mata cepat lelah akibat aktivitas domestik atau penggunaan gawai yang intens.
”Sebagai ibu rumah tangga yang aktif dengan gawai dan aktivitas rumah, keluhan-keluhan ini sering dianggap angin lalu. Padahal jika tidak ditangani tepat waktu, bisa memicu gangguan mata yang lebih berat,” ujar dr. Kitriastuti di hadapan ibu-ibu PKK RW 08 Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo

Tak hanya sekadar teori, RS Mata Undaan juga membuka open table pemeriksaan mata bagi 62 peserta yang hadir. Hasilnya cukup menarik, mayoritas peserta diketahui mengalami kondisi presbyopia.
Kondisi ini wajar ditemukan mengingat rata-rata peserta telah menginjak usia 40 tahun ke atas, di mana kemampuan mata untuk fokus melihat objek jarak dekat mulai menurun.
”Saya sering merasa mata cepat lelah, tapi tidak menyangka kalau itu tanda masalah serius. Acara ini sangat membuka wawasan kami,” ungkap salah satu anggota komunitas Moms Love Cooking.
Komitmen 9 Dekade RS Mata Undaan
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RS Mata Undaan yang telah berdiri sejak tahun 1933 untuk terus meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Sebagai rumah sakit khusus mata tipe B yang berlokasi di pusat Surabaya, RSMU tidak hanya melayani pengobatan, tetapi juga aktif dalam upaya preventif.
RSMU menyediakan layanan komprehensif mulai dari layanan Rawat Jalan & Inap, Bedah Refraksi (LASIK), Pelayanan Eksekutif hingga BPJS, Pusat Rujukan Nasional.
Dengan pengalaman lebih dari 90 tahun, RS Mata Undaan berharap kolaborasi dengan berbagai komunitas seperti ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan penglihatan sejak dini.