
Surabaya (aksaraindonesia.id) – Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya (FISIPOL UNESA) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi Guru Pendidikan Pancasila SMP Negeri Kabupaten Mojokerto, Selasa (16/9).
Kegiatan yang diikuti para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila itu bertujuan meningkatkan kapasitas pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan, untuk memperkuat pembelajaran nilai-nilai kebangsaan.
Ketua Pelaksana PKM, Dr. Listyaningsih, mengatakan bahwa pemanfaatan AI dalam pembelajaran sudah menjadi kebutuhan. “Guru Pendidikan Pancasila perlu dibekali keterampilan baru agar pembelajaran lebih menarik, kontekstual, dan sesuai perkembangan zaman. Melalui pelatihan ini, guru didorong dapat memproduksi media pembelajaran berbasis AI secara mandiri,” ujarnya.
Ketua MGMP Pendidikan Pancasila SMP Kabupaten Mojokerto, Kusmanuji, menyebut kegiatan tersebut sebagai kesempatan berharga bagi guru untuk menimba ilmu sekaligus memperkuat kapasitas profesional. “Pelatihan ini memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat bagi guru dalam menggunakan teknologi dalam pembelajaran,” katanya.
Wakil Dekan I FISIPOL UNESA, Dr. Harmanto, menambahkan bahwa di era globalisasi dan perkembangan teknologi, guru PPKn memiliki tanggung jawab penting untuk tetap menanamkan nilai keindonesiaan. “PKM ini relevan dengan situasi saat ini. Teknologi tidak hanya dimanfaatkan untuk pembelajaran, tetapi juga sebagai media kampanye keindonesiaan,” ucapnya.
Dalam pelatihan itu, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar AI, praktik penggunaan platform digital untuk membuat media interaktif, serta strategi implementasinya dalam pembelajaran Pancasila di kelas. Materi disampaikan oleh Dinara Rizky Listyaputri, M.Pd., dengan pendampingan tim PKM yakni Dr. Sukma Perdana Prasetya, Dr. Lidya Lestari Sitohang, dan Prof. Drs. Nasution.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan guru Pendidikan Pancasila jenjang SMP di Kabupaten Mojokerto mampu mengembangkan media pembelajaran inovatif berbasis AI yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di sekolah. Sis