Ning Lia Lepas Tukik di Tanjung Penyu, “Ayo, Lautan Menunggumu”

Siska Prestiwati
26 Sep 2026 16:03
2 minutes reading

Malang (Aksaraindonesia.id) – Seekor demi seekor tukik merayap perlahan menyusuri hamparan pasir basah Pantai Tanjung Penyu, Kabupaten Malang, Sabtu (26/9/2026). Di balik deburan ombak yang siap menyambut, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, mengiringi langkah anak penyu tersebut menuju rumah aslinya.

​Aksi pelepasliaran tukik ini menjadi momen humanis di tengah gelaran Safari Perhutanan Sosial yang mempertemukan pemerintah pusat, Pemprov Jawa Timur, pemerintah daerah, hingga kelompok masyarakat setempat.

​Dengan telaten, senator yang akrab disapa Ning Lia itu meletakkan wadah batok kelapa di atas pasir. Pandangannya tak lepas dari gerakan perlahan satwa laut tersebut.

​“Ayo, Tukik sayang, cepat keluar. Lautan menunggumu,” bisik Ning Lia memberi semangat saat tukik mulai menyongsong ombak.

​Bagi politisi yang dikenal gemar mengenakan batik ini, momen tersebut bukan sekadar seremoni pelengkap acara. Ada pesan mendalam tentang pentingnya menjaga keberlanjutan fungsi ekologis pesisir.

​“Pelepasan tukik ini sederhana, tetapi pesannya besar. Kita sedang mengembalikan kehidupan ke habitatnya. Menjaga alam tidak bisa dilakukan sendiri, harus melibatkan masyarakat agar konservasi berjalan dan manfaatnya juga dirasakan bersama,” ujar Ning Lia.

​Safari Perhutanan Sosial di kawasan wisata Tanjung Penyu memang mengusung konsep berimbang: memadukan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kawasan dengan perlindungan kelestarian lingkungan.

​Agenda ini turut dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi, antara lain Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Kemenhut RI Apri Dwi Sumarah, Kadishut Jatim Jumadi, Kadis Kominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin, Kadis LH Jatim Dr. Nurkholis, Kadisparbud Kab. Malang Firmando H. Matondang, serta Anggota DPRD Jatim Hj. Jajuk Rendra Kresna dan Hj. Anik Maslachah. Tak ketinggalan, vokalis Slank, Kaka, juga hadir menyuarakan pesan kepedulian lingkungan.

​Kadishut Jatim, Jumadi, berharap kegiatan di Tanjung Penyu ini dapat menjadi pemantik gerakan serupa di kawasan perhutanan sosial wilayah lain.

​“Mudah-mudahan acara Safari Perhutanan Sosial ini menjadi titik pertama yang akan bergeser ke timur, bergeser ke barat,” ungkap Jumadi.

​Langkah-langkah kecil tukik yang akhirnya tersapu ombak Tanjung Penyu siang itu menjadi simbol pengingat: upaya menjaga alam selalu dimulai dari memberi ruang bagi kehidupan untuk terus lestari.

Join Channel Aksaraindonesia.id untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI ✓
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Berita Terkini, Ekslusif
di WhatsApp AKSARA Indonesia
Berita Terbaru, Eksklusif di Channel Aksara Indonesia