Pertanian Jadi Penggerak Ekonomi, DPD RI Apresiasi Transformasi Bangkalan di Bawah Lukman Hakim

Siska Prestiwati
27 Jul 2026 13:31
2 minutes reading

Bangkalan (Aksaraindonesia.id) – Sektor pertanian di Kabupaten Bangkalan dinilai berhasil bertransformasi menjadi penggerak ekonomi daerah. Berbagai inovasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan disebut mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Apresiasi itu disampaikan Anggota DPD RI Lia Istifhama saat melakukan kunjungan kerja ke Pendopo Bupati Bangkalan. Menurut perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu, Bangkalan menunjukkan perkembangan signifikan dalam penguatan sektor pangan.

“Bangkalan saat ini telah membuktikan diri sebagai salah satu lumbung pangan strategis. Bahkan untuk urban farming di Jawa Timur, Bangkalan berhasil menduduki posisi kelima,” ujar Ning Lia, Selasa (27/7/2026).

Ia mengatakan, kemajuan sektor pertanian di Bangkalan tidak hanya terlihat dari produksi pangan, tetapi juga dari pengembangan produk bernilai ekonomi. Salah satunya dengan hadirnya 15 merek beras lokal yang telah dipasarkan.

Selain itu, diversifikasi usaha di sektor perikanan melalui budidaya lele dan bandeng juga dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Ning Lia didampingi C. Henry Kusuma Karya Dinata dan Ketua Program Penggerak Urban Farming Sri Sudarwati. Ia menilai Bangkalan memiliki peran penting dalam mendukung agenda nasional, terutama di bidang ketahanan pangan dan energi.

Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan pemerintah daerah memang tengah mengubah pola pembangunan sektor pertanian agar tidak lagi hanya dipandang sebagai aktivitas turun-temurun, melainkan sebagai sektor produktif yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Menurut Lukman, salah satu fokus utama Pemkab Bangkalan adalah membangun sistem rantai pasok (supply chain) pangan yang terintegrasi mulai dari proses produksi hingga pemasaran.

“Langkah ini menjadi tonggak perubahan bagi sektor pertanian lokal, yang semula hanya dijalankan sebagai kebiasaan atau tradisi, kini berorientasi penuh pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan para petani kita,” kata Lukman.

Ia menambahkan, berbagai program di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, mulai dari pembibitan lele hingga pengembangan beras lokal, juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Bangkalan.

x
x
WhatsApp whatsapp