Kecelakaan Beruntun di Gempol Pasuruan, 3 Orang Tewas-Truk Hantam 5 Rumah

Siska Prestiwati
27 Jul 2026 09:23
2 minutes reading

Pasuruan (Aksaraindonesia.id) – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Gempol-Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Dua peristiwa yang terjadi di lokasi berdekatan itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia serta merusak lima rumah warga.

Peristiwa pertama terjadi di dekat PT Indofood, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol. Sebuah truk tanpa muatan yang melaju dari arah selatan ke utara diduga mengalami rem blong hingga menabrak pembatas jalan dan masuk ke jalur berlawanan.

Truk kemudian bertabrakan dengan truk tangki air kosong yang datang dari arah berlawanan. Dua sepeda motor yang berada di sekitar lokasi ikut terseret dalam tabrakan tersebut.

“Remnya blong mengarah ke kanan kemudian bertabrakan dengan truk tangki yang berjalan dari utara ke selatan. Di TKP awal ada tiga korban meninggal dunia,” ujar anggota Pos Lantas Gempol Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Zaini.

Selain korban meninggal, sejumlah korban lain mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Tak lama berselang, kecelakaan kedua terjadi di depan PT Aneka Tuna Indonesia yang berjarak sekitar 70-100 meter dari lokasi pertama. Sebuah truk bermuatan gulungan kertas yang melaju menuju Surabaya diduga kehilangan kendali setelah menghantam tiang listrik di median jalan.

Truk kemudian oleng ke sisi kiri dan menabrak deretan rumah warga di tepi jalan. Kendaraan baru berhenti setelah menghantam lima rumah dan terguling dengan kabin masuk ke bangunan terakhir.

Muatan gulungan kertas berserakan hingga menutup sebagian badan jalan. Pengemudi truk sempat terjepit di dalam kabin yang ringsek sebelum dievakuasi oleh tim Basarnas bersama petugas gabungan.

Akibat dua kecelakaan yang terjadi hampir bersamaan itu, arus lalu lintas dari arah Pandaan menuju Gempol sempat mengalami kemacetan panjang. Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow sembari mengevakuasi korban, kendaraan, dan material yang berserakan di jalan.

Hingga kini penyebab pasti kecelakaan kedua masih diselidiki. Polisi juga masih mendata kerusakan rumah warga serta identitas seluruh korban dalam dua insiden tersebut.

x
x
WhatsApp whatsapp