ABK Terjatuh di Laut Utara Sampang, KN SAR 249 Turun Tangan

Siska Prestiwati
28 May 2026 18:41
2 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Upaya pencarian terhadap Sri Sapto, anak buah kapal (ABK) MT Kusuma 1 yang hilang di perairan Kabupaten Sampang, memasuki hari kedua. Kamis (28/5/2026), KN SAR 249 Permadi kembali dikerahkan Kantor SAR Kelas A Surabaya untuk menyisir area laut tempat korban diduga terjatuh.

Sri Sapto, laki-laki berusia 29 tahun, dilaporkan hilang sejak Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. Dari keterangan awak kapal, korban diduga terpeleset dan jatuh dari sisi gangway kiri kapal saat MT Kusuma 1 melintas di perairan utara Sampang. Posisi kejadian tercatat pada koordinat 06° 34,839’ LS dan 113° 10,066’ BT.

Begitu menyadari salah satu kru tidak terlihat, nakhoda langsung mengaktifkan prosedur man overboard sesuai standar keselamatan perusahaan. Awak kapal sempat melakukan pencarian awal sebelum laporan resmi diteruskan ke pihak berwenang.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., yang bertindak sebagai SMC, mengatakan KN SAR 249 Permadi diberangkatkan dari Dermaga Navigasi Tanjung Perak pukul 07.00 WIB membawa satu tim rescue. Kapal bergerak dengan kecepatan 14 knot menempuh jarak sekitar 55,8 mil laut menuju lokasi pencarian.

“Setibanya sekitar pukul 10.00 WIB, tim langsung melakukan penyisiran dengan luas area sekitar 235 mil laut persegi,” ujar Nanang dalam keterangan resmi.

Selama pencarian, KN SAR 249 Permadi juga melakukan broadcast ke kapal-kapal yang berada di jalur sekitar, termasuk Marine Hawk 2, untuk meminta bantuan informasi bila ada tanda-tanda keberadaan korban.

Menurut prakiraan BMKG, kondisi cuaca di perairan utara Sampang cukup bersahabat dengan angin timur–tenggara 6–15 knot, gelombang 0,4–0,7 meter, dan arus berkisar 0,7–1,4 knot. Meski begitu, tim SAR gabungan tetap meningkatkan kewaspadaan selama operasi.

Pencarian tidak hanya dilakukan dari laut. Tim Pos SAR Sumenep juga digerakkan untuk melakukan pemantauan dari darat di sepanjang pesisir Sampang. Koordinasi turut melibatkan instansi maritim hingga para nelayan guna memperluas jangkauan pengamatan.

Operasi SAR ini diikuti sejumlah unsur, di antaranya KSOP Utama Tanjung Perak, KSOP Gresik, VTS Surabaya, UPP Kelas III Telaga Biru, serta nelayan setempat.

Hingga Kamis petang, pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR dijadwalkan melanjutkan operasi pada Jumat (29/5/2026

13-03-2026

5-5-2026