Senator Jatim Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep, Beri Semangat Hadapi Armuzna

Siska Prestiwati
25 May 2026 07:02
3 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Momen haru dan penuh kekeluargaan terasa saat Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, bersilaturahmi dengan jamaah haji asal Kabupaten Sumenep yang tengah berada di Makkah. Kunjungan itu berlangsung di Hotel Mahd Al Resala, kawasan Ar Raudhah, tempat jamaah Kloter 77 Rombongan 2 bermalam selama menjalankan ibadah haji.

Kedatangan senator yang akrab disapa Ning Lia itu langsung disambut hangat. Senyuman, salam hangat, hingga rangkul penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut. Para jamaah terlihat antusias menyambut kehadirannya yang datang untuk memberi dukungan jelang rangkaian ibadah puncak.

Dalam kesempatan itu, Ning Lia menyampaikan pesan sederhana namun penting: menjaga tubuh tetap kuat. Ia mengingatkan bahwa fase puncak ibadah haji, terutama rangkaian Arafah, Muzdalifah, dan Mina, membutuhkan stamina ekstra.

“Armuzna adalah rangkaian inti ibadah haji. Dibutuhkan kesiapan fisik dan mental, karena aktivitasnya cukup padat dan cuacanya ekstrem,” ujar Ning Lia di hadapan jamaah.

Ia menekankan pentingnya pola makan yang terjaga, istirahat cukup, serta tidak memaksakan diri saat tubuh mulai lelah. Menurutnya, menjaga kesehatan tak hanya membantu kelancaran ibadah, tetapi juga menghindarkan jamaah dari risiko kelelahan yang bisa menghambat keberangkatan menuju puncak haji.

Tak hanya soal stamina, Ning Lia menyoroti pentingnya menjaga kekompakan. Ia mengingatkan bahwa perjalanan haji selalu menjadi ruang bagi jamaah untuk saling menguatkan.

“Kebersamaan sangat penting. Haji bukan sekadar ibadah pribadi, tetapi perjalanan spiritual yang dijalani bersama. Saling bantu dan saling jaga itu menjadi kekuatan,” tuturnya.

Selama kunjungan, Ning Lia juga meluangkan waktu untuk berdialog langsung. Dalam suasana santai dan hangat, para jamaah menceritakan pengalaman mereka selama di Tanah Suci. Ada yang berbagi rasa syukur karena ibadah berjalan lancar, ada pula yang menyampaikan harapan agar seluruh prosesi haji dapat dilalui tanpa hambatan.

Ning Lia mendengarkan satu per satu cerita para jamaah, menyerap masukan terkait pelayanan dan kebutuhan jamaah selama pelaksanaan haji. Baginya, momentum ini penting untuk memastikan jamaah haji Indonesia mendapatkan perhatian langsung dari para pemangku kepentingan.

“Saya senang bisa mendengar cerita dan harapan jamaah secara langsung. Ini menjadi masukan penting untuk penyelenggaraan haji ke depan,” ujarnya.

Pertemuan pun ditutup dengan doa yang dipimpin Ning Lia. Ia memohonkan kesehatan, kelancaran, serta keselamatan bagi seluruh jamaah Indonesia, khususnya asal Jawa Timur dan Sumenep, agar dapat kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kekuatan, kemudahan, dan kembali selamat ke Indonesia dengan membawa predikat haji yang mabrur,” katanya.

Silaturahmi ini menjadi penguatan moral tersendiri bagi jamaah. Di tengah padatnya persiapan menuju puncak haji, kehadiran sosok yang peduli seperti Ning Lia memberi dorongan semangat baru bagi mereka yang sedang menapaki perjalanan spiritual terbesar dalam hidupnya.

13-03-2026

5-5-2026