3 Maret 2026 Ada Gerhana Bulan Total, Ini Waktu dan Cara Menyaksikannya

Ainur Rizkiah
2 Mar 2026 19:24
2 minutes reading

Jakarta (Aksaraindonesia.id) – Gerhana Bulan Total akan terjadi pada 3 Maret 2026 dan dapat diamati dari Indonesia. Fenomena ini menjadi satu dari empat gerhana yang berlangsung sepanjang 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, gerhana bulan merupakan peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak seluruh cahayanya sampai ke Bulan. Peristiwa ini terjadi akibat dinamika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan, serta hanya dapat berlangsung saat fase purnama.

BMKG menyebut, gerhana dapat diprediksi karena pergerakan ketiga benda langit tersebut dapat dihitung secara presisi. Secara khusus, Gerhana Bulan Total terjadi ketika posisi Matahari-Bumi-Bulan berada dalam satu garis lurus sehingga Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.

Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

Berdasarkan catatan BMKG, fase total Gerhana Bulan Total akan berlangsung mulai pukul 18.03 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 18.33 WIB dan fase total berakhir pada pukul 19.03 WIB.

Secara keseluruhan, rangkaian gerhana berlangsung sekitar 5 jam 41 menit, dengan durasi totalitas hampir 60 menit.

Berikut rincian waktu fase-fase gerhana di Indonesia:

Gerhana penumbra mulai (P1): 15.42.44 WIB / 16.42.44 WITA / 17.42.44 WIT

Gerhana sebagian mulai (U1): 16.49.46 WIB / 17.49.46 WITA / 18.49.46 WIT

Gerhana total mulai (U2): 18.03.56 WIB / 19.03.56 WITA / 20.03.56 WIT

Puncak gerhana: 18.33.39 WIB / 19.33.39 WITA / 20.33.39 WIT

Gerhana total berakhir (U3): 19.03.23 WIB / 20.03.23 WITA / 21.03.23 WIT

Gerhana sebagian berakhir (U4): 20.17.33 WIB / 21.17.33 WITA / 22.17.33 WIT

Gerhana penumbra berakhir (P4): 21.24.35 WIB / 22.24.35 WITA / 23.24.35 WIT

Bagi masyarakat yang tidak dapat menyaksikan secara langsung, fenomena ini dapat dipantau melalui siaran langsung resmi BMKG di laman gerhana.bmkg.go.id sesuai zona waktu Masing-masing.

Empat Gerhana Sepanjang 2026 :

Sepanjang 2026, BMKG mencatat terdapat empat kali gerhana, yakni:

1. Gerhana Matahari Cincin pada 17 Februari 2026 (tidak dapat diamati dari Indonesia).

2. Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026 (dapat diamati dari Indonesia).

3. Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 (tidak dapat diamati dari Indonesia).

4. Gerhana Bulan Sebagian pada 28 Agustus 2026 (tidak dapat diamati dari Indonesia).

BMKG mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi guna mengetahui detail waktu dan cara aman mengamati gerhana.

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026