
Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Polresta Sidoarjo kembali menorehkan prestasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Satuan ini meraih peringkat I untuk kategori ungkap kasus terbanyak dalam Operasi Pekat Semeru 2026 serta penyelesaian perkara kejahatan triwulan pertama di jajaran Polda Jawa Timur.
Dalam Operasi Pekat Semeru 2026, Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap 77 kasus kriminalitas dan mengamankan 81 tersangka. Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat.
Tak hanya itu, melalui Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas triwulan I 2026, Polresta Sidoarjo juga mencatat tingkat penyelesaian perkara (crime clearance) tertinggi, yakni 97,53 persen. Dari total 931 kasus, sebanyak 908 perkara berhasil diselesaikan.
Atas prestasi tersebut, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menyerahkan penghargaan Rangking I kepada Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing dalam kegiatan Anev Kamtibmas di Polda Jawa Timur, Rabu (8/4/2026).
Kombes Pol Christian Tobing menyebut pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel serta dukungan masyarakat.
“Keberhasilan ini adalah buah dari sinergi seluruh jajaran, anggota di lapangan, dan peran aktif masyarakat. Kami akan terus berkomitmen mewujudkan Sidoarjo yang aman dan bebas dari tindak kriminalitas,” ujarnya.
Christian juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap gangguan kamtibmas.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan. Jangan segan melapor, baik melalui kantor polisi terdekat maupun Hotline 110. Setiap laporan pasti kami tindak lanjuti,” tambahnya.
Dengan torehan tersebut, Polresta Sidoarjo menegaskan komitmennya meningkatkan pelayanan sekaligus menciptakan rasa aman bagi seluruh warga Kabupaten Sidoarjo.