Apel dipimpin Kapolresta Kombes Pol Christian Tobing dan melibatkan 950 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Seluruh personel diminta siap siaga menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
Christian Tobing mengatakan apel ini menjadi sarana untuk menilai kesiapan petugas, mulai dari perlengkapan, pola pengamanan, hingga teknis pelaksanaan operasi. “Semua harus benar-benar siap sebelum kami turun di lapangan,” tegasnya.
Ia menyebut pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran lalu lintas pemudik, tetapi juga pada stabilitas keamanan di Sidoarjo. Polisi akan meningkatkan patroli ke permukiman yang ditinggal mudik serta mengawal berbagai kegiatan masyarakat seperti malam takbiran dan salat Id.
Pengamanan juga diperluas ke pusat keramaian—mulai tempat wisata, pusat belanja, hingga lokasi yang diprediksi ramai selama libur panjang.
Sebagai bagian dari pelayanan publik, Polresta Sidoarjo turut membagikan 1.000 paket takjil, 100 helm gratis, dan stiker keselamatan mudik bertema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Selain itu, pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu didirikan di sektor-sektor strategis untuk membantu pemudik yang membutuhkan tempat istirahat, akses informasi, layanan medis, maupun ramp check kendaraan.
Christian Tobing menambahkan, Polresta juga membuka layanan penitipan kendaraan. Masyarakat yang mudik dapat menitipkan kendaraannya di polsek atau pos pengamanan tanpa biaya. “Kami pastikan kendaraan yang dititipkan akan dijaga hingga pemilik kembali,” ujarnya.











