Lima Nelayan Hilang Kontak di Bawean, Basarnas Kerahkan KN SAR Permadi

Siska Prestiwati
28 Jul 2026 18:37
Terupdate 0 32
2 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Upaya pencarian terhadap Kapal Motor Nelayan (KMN) Fatma Jaya 1 yang hilang kontak di perairan barat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, terus dilakukan. Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi beserta tim rescue untuk mencari lima nelayan yang berada di atas kapal tersebut.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., mengatakan kapal SAR diberangkatkan setelah pihaknya menerima laporan bahwa KMN Fatma Jaya 1 tidak lagi dapat dihubungi sejak Sabtu (25/7/2026).

“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengerahkan KN SAR 249 Permadi bersama tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian,” ujar Nanang, Selasa (28/7/2026).

KN SAR 249 Permadi bertolak dari Dermaga Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sekitar pukul 14.00 WIB menuju Pulau Bawean. Kapal tersebut menempuh perjalanan sekitar 90,35 mil laut untuk mencapai lokasi operasi.

Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas, KMN Fatma Jaya 1 berangkat dari Pelabuhan Brondong, Lamongan, pada Jumat (24/7) sekitar pukul 14.00 WIB untuk mencari ikan di perairan Bawean.

Kapal itu diawaki lima nelayan asal Brondong, yakni Slamet Suudin (50) sebagai nahkoda, Damar (38), Lutfi A (37), Denis P (28), dan A. Taufiq (45).

Sehari setelah berlayar, tepatnya Sabtu (25/7) sekitar pukul 16.00 WIB, nahkoda sempat menghubungi seorang warga Bawean bernama Hodiin untuk meminta pertolongan. Namun setelah komunikasi tersebut, kapal tidak lagi bisa dihubungi.

Laporan mengenai hilangnya kontak dengan kapal kemudian diteruskan ke Kantor SAR Kelas A Surabaya melalui Unit Siaga SAR Lamongan pada Selasa siang. Menindaklanjuti laporan itu, Basarnas segera melakukan asesmen dan mengoordinasikan operasi pencarian bersama sejumlah instansi terkait.

Selain Basarnas, operasi SAR juga melibatkan Ditpolairud Polda Jawa Timur, Satpolairud Polres Lamongan, Dinas Perikanan Lamongan, PPN Brondong, serta Rukun Nelayan Brondong.

Hingga Selasa petang, KN SAR 249 Permadi masih dalam pelayaran menuju perairan Pulau Bawean untuk memulai pencarian terhadap KMN Fatma Jaya 1 beserta lima nelayan yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI âś“
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
x
x
WhatsApp whatsapp