Drama Mati Mesin di Laut Lamongan, Dua Nelayan yang Hilang Akhirnya Pulang Selamat

Siska Prestiwati
9 Feb 2026 21:26
2 minutes reading

Lamongan (Aksara Indonesia. Id) – Suasana haru menyelimuti Pelabuhan Paciran, Lamongan, saat kapal motor ‘Sinar Laut’ tampak di cakrawala, Senin (9/2/2026). Dua nelayan yang sempat dilaporkan hilang kontak selama lebih dari 24 jam akhirnya berhasil kembali ke pelukan keluarga dalam kondisi selamat.

​Kedua nelayan tersebut adalah Marhotib (69) dan Edi Susanto (43), warga Desa Kranji, Kecamatan Paciran. Mereka sempat terjebak di tengah laut setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin.

Kronologi Hilang Kontak

​Peristiwa bermula saat keduanya berangkat melaut pada Minggu (8/2) dini hari. Biasanya, mereka sudah bersandar kembali di dermaga pada pagi hari. Namun, hingga sore hari, keberadaan mereka tak kunjung terlihat.

​”Pihak keluarga melapor kepada petugas karena hingga sore hari korban belum kembali. Kami menduga kapal mengalami mati mesin di perairan utara Paciran,” ujar Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H.

Operasi Penyelamatan Besar-besaran

​Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung mengerahkan kekuatan penuh. Kapal negara KN SAR 225 Widura diberangkatkan dari Dermaga Distrik Navigasi Tanjung Perak Surabaya. Tak hanya itu, satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Bojonegoro juga diterjunkan ke lokasi untuk berkoordinasi dengan Polairud, KSOP, dan komunitas nelayan setempat

Titik Terang di RIG Ujung Pangkah

​Setelah dilakukan pencarian intensif, titik terang muncul sekitar pukul 11.15 WIB. Informasi dari Rukun Nelayan Paciran menyebutkan bahwa kapal ‘Sinar Laut’ ditemukan terombang-ambing di sekitar RIG Ujung Pangkah.

​Beruntung, dua kapal nelayan lain, yakni Kapal Dua Putri dan Baito Joyo, berada di sekitar lokasi dan langsung memberikan bantuan teknis.

​”Kapal nelayan lain membantu memperbaiki mesin yang mati. Setelah mesin kembali hidup, kapal ‘Sinar Laut’ dikawal pulang menuju pelabuhan,” lanjut Nanang.

Kembali dengan Selamat

​Sekitar pukul 13.00 WIB, kapal akhirnya bersandar dengan aman di Pelabuhan Paciran. Meski sempat satu hari satu malam bertahan di tengah laut dengan kondisi mesin mati, tim SAR gabungan memastikan kondisi kesehatan Marhotib dan Edi dalam keadaan baik.

Kedua nelayan tersebut langsung diantar menuju rumah duka yang sudah dipenuhi keluarga yang menanti dengan cemas. Dengan kembalinya kedua korban, operasi SAR di perairan Lamongan ini resmi dinyatakan ditutup.

5-5-2026

Arsip Berita :