Antisipasi Influenza A, Komisi D DPRD Sidoarjo Minta Dinkes Gencarkan Pencegahan

Siska Prestiwati
28 Sep 2026 13:21
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo mewanti-wanti potensi penyebaran virus Influenza A agar tidak meluas di wilayah Sidoarjo. Kendati kondisi di Sidoarjo relatif terkendali, Komisi D mendorong seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dan Dinas Kesehatan bergerak cepat melakukan antisipasi dini.

​Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Zahlul Yussar, S.I.Kom, menegaskan pentingnya kewaspadaan mengingat kenaikan kasus serupa sudah terjadi di beberapa wilayah lain di Jawa Timur.

​”Kami di Komisi D selalu mengingatkan seluruh stakeholder OPD terkait. Kalau di Sidoarjo posisinya masih tergolong pasif, tapi daerah-daerah lain khususnya Jawa Timur ini kasusnya sudah tinggi. Kita harus waspada, mulai dari penanganan hingga pelaksanaan di lapangan,” ujar Zahlul saat ditemui Kantor DPRD Kabupaten Sidoarjo, Senin (28/9/2026).

​Zahlul menekankan agar penanganan kesehatan tidak kecolongan seperti saat awal pandemi Covid-19. Hasil koordinasi dengan pihak rumah sakit dan dinas kesehatan menunjukkan kesiapan fasilitas medis di Sidoarjo dalam mendeteksi serta menangani penyakit menular, termasuk Influenza A.

​”Prinsipnya jangan sampai kita tidak siap seperti pandemi Covid dulu. Alhamdulillah, dari hasil penelusuran kami, teman-teman rumah sakit dan tenaga kesehatan sudah well prepared. Penyakit mulai dari Influenza A hingga penyakit baru lainnya sudah bisa terdeteksi untuk penanganan khusus,” jelasnya.

​Selain fasilitas rumah sakit, Komisi D mendorong penguatan peran Puskesmas dan kader kesehatan di tingkat tapak melalui pendekatan promotif dan preventif. Langkah sosialisasi dianggap krusial agar masyarakat teredukasi tanpa memicu kepanikan berlebih.

​”Puskesmas harus menonjolkan upaya promotif-preventif. Tujuannya supaya warga paham penanganannya dan tidak ‘parno’. Informasi soal bahaya ISPA dan Influenza A ini sudah mulai disosialisasikan oleh kader-kader kesehatan,” tambahnya.

​Legislator Partai Demokrat ini juga menyoroti kesiapan Unit Gawat Darurat (UGD) dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Sidoarjo yang telah menyiapkan penanganan khusus pasien penyakit menular. Jika diperlukan, Komisi D siap memanggil dinas terkait hingga pihak sekolah untuk rapat dengar pendapat (hearing) guna memperkuat koordinasi lintas sektor.

​”Ini bukan cuma urusan Dinas Kesehatan dan rumah sakit, tapi seluruh stakeholder. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan karena ketidaksiapan kita,” pungkas Zahlul

Join Channel Aksaraindonesia.id untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI ✓
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Berita Terkini, Ekslusif
di WhatsApp AKSARA Indonesia
Berita Terbaru, Eksklusif di Channel Aksara Indonesia