Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya, Ingatkan Jaga Kesehatan di Cuaca Ekstrem

Siska Prestiwati
22 Apr 2026 07:41
2 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Kloter pertama jemaah haji Embarkasi Surabaya resmi diberangkatkan dari Asrama Haji Sukolilo, Rabu (22/4/2026). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung prosesi pelepasan sekaligus memberikan pesan khusus agar para jemaah menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Sebanyak 380 jemaah dari Kabupaten Probolinggo masuk dalam rombongan pertama tahun ini. Mereka dijadwalkan terbang menuju Madinah pada pukul 09.30 WIB. Dari total tersebut, 376 merupakan jemaah dan 4 orang adalah petugas kloter. Kloter ini juga mencatatkan jemaah termuda berusia 15 tahun serta jemaah tertua yang berusia 86 tahun.

Panjenengan semua adalah kloter pertama yang diberangkatkan tahun ini. Hari ini total ada lima kloter yang akan dilepas,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Ia mendoakan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, tetap sehat, dan pulang membawa predikat haji mabrur. Khofifah juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik mengingat cuaca ekstrem yang sedang terjadi di Arab Saudi.

“Bapak Ibu adalah tamu Allah, diundang secara khusus. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, jaga kesehatan, jaga kekhusyukan, dan ikuti seluruh arahan manasik yang sudah dipelajari,” ujarnya.

Selain itu, Khofifah meminta jemaah untuk selalu mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama proses ibadah berlangsung. Ia menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental demi kelancaran seluruh rangkaian haji.

“Insyaallah kami dari Pemprov Jatim dan seluruh pihak siap memberikan layanan terbaik. Semoga semua dalam lindungan Allah dan diberi kesehatan,” tambahnya.

Pada musim haji 1447 H/2026 M, total jemaah haji Embarkasi Surabaya mencapai 44.087 orang yang terbagi dalam 116 kloter. Dari jumlah itu, 42.409 berasal dari Jawa Timur, 698 dari Bali, dan 516 dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sekretaris Dirjen Layanan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Abdul Haris, turut hadir dan mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk Gubernur Khofifah. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini merupakan yang pertama di bawah Kementerian Haji dan Umrah.

“Kami berikhtiar memberikan pelayanan terbaik agar jemaah Indonesia berangkat dengan aman dan tenang,” ujarnya.

Pelepasan jemaah juga dihadiri Kakanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar serta jajaran Forkopimda Jawa Timur.

 

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :