Mangrove Tak Cuma Jaga Pesisir, Riset UHT Ungkap Potensinya untuk Kesehatan

Siska Prestiwati
25 Jul 2026 16:16
2 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Universitas Hang Tuah (UHT) membawa dua hasil riset unggulan tentang mangrove dalam Festival Riset dan Inovasi yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-3 Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, Sabtu (25/7/2026). Penelitian tersebut menyita perhatian karena menawarkan pemanfaatan mangrove untuk bidang kesehatan.

Festival yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya itu diikuti lebih dari 70 perguruan tinggi, sekolah, komunitas, hingga mitra industri. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk memamerkan hasil riset sekaligus memperkuat edukasi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam ajang tersebut, UHT menampilkan penelitian berjudul Potensi Inhibisi Enzim α-Glukosidase Ekstrak Etanol 96 Persen Daun Mangrove Avicennia marina sebagai Antidiabetes. Riset yang dikembangkan Dr. Apt. Giftania Wardani S., S.Farm., M.S., Rina Andayani, dan Mahmiah, S.Si., M.Si., itu mengkaji potensi daun mangrove sebagai bahan alami untuk mendukung pengembangan terapi antidiabetes.

Selain itu, UHT juga memamerkan penelitian bertajuk Profil Metabolit Bahan Aktif Mangrove yang Berpotensi sebagai Anti Radikal Bebas dan Antiinflamasi. Penelitian karya Mahmiah, S.Si., M.Si., dan Dr. Apt. Giftania Wardani S., S.Farm., M.S. tersebut meneliti kandungan metabolit aktif mangrove yang berpotensi dimanfaatkan sebagai antioksidan dan antiinflamasi untuk pengembangan produk kesehatan berbasis sumber daya pesisir.

Dua mahasiswa yang terlibat sebagai anggota tim peneliti, yakni Indira Rizkia Putri dari Program Studi Oseanografi dan Ratih Queenza dari Program Studi Farmasi, turut hadir mempresentasikan hasil penelitian kepada pengunjung.

Tak hanya menjadi ajang pameran riset, Festival Riset dan Inovasi juga dimanfaatkan BRIDA Kota Surabaya untuk meluncurkan enam inovasi baru, yakni Mangrove Throne, teknologi energi terbarukan Pirolisis dan Terangin, VR World Mangrove, Brida Bright, serta Brida Step.

Beragam kegiatan lain turut meramaikan festival, mulai dari Living Laboratory, Green UMKM Corner, penanaman bibit mangrove, penyebaran benih ikan bandeng, lomba riset mahasiswa, hingga talk show yang mempertemukan akademisi dan pelaku industri.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UHT juga hadir dalam kegiatan tersebut melalui Kepala Pusat Penelitian Dr. Ninis Nugraheni, S.H., M.H., dan Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Deasy Arieffiani, S.IP., M.Si. Kegiatan pembukaan turut dihadiri Kepala BRIDA Kota Surabaya Dr. Agus Imam Sonhaji, S.T., M.T.

Melalui keikutsertaan dalam festival ini, UHT menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan riset yang memanfaatkan potensi sumber daya kelautan dan pesisir. Hasil penelitian tersebut diharapkan tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberi manfaat bagi pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat

x
x
WhatsApp whatsapp