
Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Suasana santai namun penuh gagasan tercipta di Kedai Kopi Limasan, Candi, Sidoarjo, Jumat (8/5/2026) malam. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menggelar ngopi bareng dengan sejumlah perwakilan mahasiswa untuk memperkuat komunikasi dan menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah setempat.
Dalam forum diskusi tersebut, Christian Tobing didampingi Kasat Intelkam Polresta Sidoarjo Kompol M Arobi. Hadir pula para perwakilan organisasi mahasiswa, mulai dari IMM, HMI, Aliansi BEM Delta Sidoarjo, GMNI, BEM UMSIDA, hingga PMII.
Berbagai isu terkini mengemuka dalam perbincangan itu, mulai persoalan pendidikan, kenakalan remaja, aksi gangster, pungutan liar, ketenagakerjaan, hingga tantangan kamtibmas yang tengah menjadi perhatian publik.
Satria Buana Putra dari IMM Sidoarjo menyoroti maraknya kenakalan remaja yang terlibat aksi gangster serta bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. “Langkah pencegahan harus lebih diperkuat agar remaja tidak terjerumus pada pergaulan negatif,” ujarnya.
Sementara itu, Sultan Saladin Batubara selaku Ketua Aliansi BEM Delta Sidoarjo menekankan perlunya pelibatan mahasiswa dalam upaya pemberantasan pungutan liar, termasuk di sektor pendidikan. Ia juga menyampaikan komitmen mahasiswa untuk berperan dalam pengelolaan sampah dan mitigasi banjir di Sidoarjo.
Menanggapi beragam aspirasi tersebut, Kapolresta Sidoarjo menegaskan pentingnya ruang dialog antara kepolisian dan mahasiswa. “Forum seperti ini sangat berarti untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mewujudkan kamtibmas yang lebih kondusif,” kata Kombes Pol Christian Tobing.
Menjelang pelaksanaan Pilkades serentak, Christian juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing isu provokatif maupun hoaks yang berpotensi memecah belah. Ia mengajak seluruh pihak menciptakan Pilkades yang aman, damai, dan sejuk demi stabilitas wilayah Sidoarjo.
Forum yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus membuka ruang dialog demi keamanan dan kemajuan daerah.