Menag Dua Hari di Jatim Tekankan Pembinaan Akhlak Generasi Bangsa

Siska Prestiwati
18 Apr 2026 07:08
2 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Jawa Timur, Kamis–Jumat (16–17/4/2026). Kunjungan ini difokuskan pada penguatan pembinaan akhlak generasi bangsa, pengembangan pesantren, serta peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Menag didampingi Kakanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar, serta sejumlah pejabat pusat seperti Stafsus Menag Ismail Cawidu, Tenaga Ahli Andi Salman, dan Direktur Pesantren Basnang Said.

Hari pertama, Menag memulai kunjungan di Pondok Tremas Pacitan, kemudian menuju UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dan Pondok Pesantren Gontor. Rombongan lalu bergerak ke UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sebelum melanjutkan agenda ke Malang.

Pada hari kedua, Menag mengunjungi Universitas Islam Malang (UNISMA), lalu bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong serta Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo. Agenda ditutup dengan kunjungan ke Ponpes Walisongo dan Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo di Situbondo.

Dalam setiap pertemuan, Menag menegaskan peran strategis pesantren sebagai pusat pembentukan karakter dan peradaban. “Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk akhlak dan kepribadian. Di sinilah fondasi generasi bangsa dibangun,” ujarnya.

Kepada para santri, Menag juga memberi motivasi agar tidak ragu bercita-cita tinggi. Ia menegaskan bahwa santri memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin bangsa. “Santri bisa menjadi apa saja. Kuncinya adalah terus belajar, menjaga akhlak, dan percaya diri,” kata Menag.

Selain menekankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan akhlak, Menag juga mendorong penguatan literasi Al-Qur’an dan implementasi nilai-nilai ekoteologi di perguruan tinggi keagamaan. Ia menyebut kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian penting dari pendidikan Islam masa kini.

Menag juga mengajak masyarakat meneladani perjuangan para ulama serta mendoakan mereka yang telah wafat sebagai bentuk penghormatan dan kesinambungan tradisi keilmuan.

Sebagai dukungan konkret, Kemenag turut menyalurkan bantuan kepada sejumlah pesantren dan kampus keagamaan untuk peningkatan sarana prasarana serta kualitas pendidikan.

Kunjungan dua hari ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam yang unggul dan berlandaskan akhlak.

 

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :