
Probolinggo (Aksaraindonesia.id) – Viral di media sosial, tujuh koper milik wisatawan asal Thailand dilaporkan hilang saat berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur. Polisi kini memburu pelaku pencurian yang menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah tersebut.
Kasus itu ditangani jajaran Kepolisian Resor Probolinggo. Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif mengatakan pihaknya masih mendalami rekaman CCTV serta mengumpulkan sejumlah alat bukti dan keterangan saksi.
“Saat ini kami masih mendalami rekaman CCTV, petunjuk lain, serta meminta keterangan sejumlah saksi,” ujar Wahyudin saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, koper yang hilang berisi barang-barang berharga seperti kamera, iPhone, uang tunai, hingga dokumen penting berupa paspor. Untuk mempercepat pengungkapan, kepolisian telah membentuk tim khusus.
“Kami membentuk tim agar kasus ini segera terungkap. Kejadian ini tentu menjadi perhatian karena menyangkut keamanan destinasi wisata,” tegasnya.
Peristiwa pencurian terjadi pada Minggu (15/2) di Pendapa Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Saat itu, rombongan wisatawan memarkir kendaraan yang membawa koper di lokasi tersebut. Seluruh koper disimpan di dalam mobil yang sudah dikunci.
Namun ketika sopir dan rombongan kembali, kondisi barang di dalam kendaraan sudah berantakan dan tujuh koper dinyatakan hilang. Satreskrim Polres Probolinggo telah memeriksa sejumlah warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap kasus tersebut.
Polisi memastikan akan menangani perkara ini secara profesional dan berkomitmen menjaga keamanan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, yang berkunjung ke Gunung Bromo.
Akibat kejadian itu, rombongan wisatawan asal Thailand diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp108 juta. Kasus tersebut telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini masih dalam proses penyelidikan.