
Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Warih Andono menyoroti kondisi perlengkapan pemadam kebakaran (damkar) yang dinilai jauh dari layak. Ia mengungkap sejumlah alat penting mengalami kerusakan, termasuk selang yang diketahui bocor.
“Damkar ini ujung tombak saat terjadi kebakaran. Tapi faktanya, alat-alatnya banyak yang sudah tidak layak. Bahkan jadi guyonan di internal,” ujar Warih yang juga politisi Partai Golkar Sidoarjo, Selasa (28/4/2026).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H Warih Andojo. Doc : Siska Prestiwati
Selain peralatan utama, Warih menyebut kelengkapan keselamatan bagi personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo juga masih minim. Perlengkapan dasar seperti sarung tangan dan alat keselamatan lainnya dinilai belum memadai.
“SDM-nya juga belum didukung perlengkapan yang memadai. Safety seperti sarung tangan dan lainnya masih kurang,” tegasnya.
Warih mendesak Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk segera mengambil langkah konkret. Ia menegaskan DPRD siap mendukung pengadaan peralatan melalui proses anggaran.
“Kami di dewan akan mendorong agar pengadaan peralatan, mulai dari safety hingga selang yang sudah bocor, bisa dianggarkan,” kata Warih.
Ia berharap kebutuhan perlengkapan damkar dapat masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sidoarjo tahun 2027.
“Tahun 2027 harus sudah dianggarkan. Ini menyangkut keselamatan masyarakat,” pungkasnya.