Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik hingga Lebaran

Siska Prestiwati
4 Mar 2026 17:41
1 minutes reading

Jakarta (Aksaraindonesia.id) – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tetap stabil hingga perayaan Idul Fitri 2026. Kepastian itu disampaikan saat ia menghadiri agenda internal pemerintahan di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Menurut Bahlil, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kestabilan harga energi, termasuk di tengah situasi global yang tidak menentu. Ia mengakui ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama terkait konflik Iran dan Israel, serta keterlibatan Amerika Serikat, turut mempengaruhi harga minyak dunia. Namun kondisi tersebut, tegasnya, belum berdampak pada tarif BBM subsidi dalam negeri.

“Untuk BBM subsidi tidak ada kenaikan sampai Hari Raya. Meskipun harga minyak global bergerak naik akibat situasi di Timur Tengah, masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Bahlil menambahkan, pemerintah terus memantau stok energi seperti BBM dan LPG. Hasil koordinasi dengan Dewan Energi Nasional menunjukkan ketersediaan pasokan jelang Lebaran berada pada level aman.

“Stok BBM dan LPG insyaallah cukup menjelang Idul Fitri. Semua sudah kami siapkan,” katanya.

Sementara itu, harga BBM non-subsidi tetap mengikuti mekanisme pasar sesuai aturan yang tertuang dalam regulasi Kementerian ESDM tahun 2022. Dengan skema tersebut, harga non-subsidi bisa menyesuaikan fluktuasi minyak global.

Bahlil memastikan pemerintah akan menjaga stabilitas pasokan energi agar masyarakat dapat menjalani Ramadan hingga Lebaran dengan tenang.

5-5-2026

Arsip Berita :