Dinkes Jatim Siapkan 217 Posko Kesehatan untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

Siska Prestiwati
13 Mar 2026 08:42
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur memastikan kesiapan penuh layanan kesehatan bagi masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI., FINASIM., MARS., menegaskan bahwa seluruh fasilitas dan tenaga kesehatan telah disiagakan untuk memberikan pelayanan optimal selama periode 14–28 Maret 2026.

Pernyataan itu disampaikan Erwin saat menghadiri Peresmian Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Purabaya, Jumat (13/3/2026) pagi. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi Gubernur Jawa Timur kepada BPJS Kesehatan atas kolaborasi dalam penguatan layanan kesehatan bagi pemudik.

“Untuk mendukung kelancaran mudik dan balik, kami menyiapkan 217 posko kesehatan di berbagai titik strategis yang dilalui masyarakat,” ujar Erwin. Posko-posko itu tersebar di bandara, terminal, stasiun, rest area, masjid, hingga lokasi wisata.

Selain posko, sebanyak 447 rumah sakit di Jawa Timur disiagakan 24 jam dengan layanan gawat darurat. Tenaga kesehatan juga diperkuat dengan 343 dokter, lebih dari 5.000 perawat, serta lebih dari 2.000 pengemudi ambulans.

“Kami juga menyiapkan 119 Public Safety Center (PSC). Setiap kabupaten/kota memiliki nomor layanan khusus yang bisa dihubungi masyarakat,” tambahnya.

Erwin turut mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh selama perjalanan. Edukasi kesehatan terus diberikan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi fisik.

“Jika merasa tidak enak badan, segera gunakan akses layanan kesehatan terdekat, di mana pun Anda berada saat mudik maupun berkunjung. Itu yang terus kami tekankan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh upaya ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pemudik dan memastikan perjalanan Lebaran 2026 berlangsung aman dan sehat.

 

13-03-2026

5-5-2026