

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat paripurna istimewa di ruang Paripurna DPRD Sidoarjo, Jumat (14/8/2026). Agenda utama rapat ini adalah mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus penyampaian nota penjelasan Bupati Sidoarjo terkait Rancangan Perubahan KUA-PPAS TA 2026.
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih. Turut hadir Bupati Sidoarjo Subandi, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo.
Dalam pidato kenegaraan yang disaksikan secara daring dalam rapat paripurna, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan empat pedoman utama yang wajib menjadi pegangan Kabinet Merah Putih dalam menjalankan roda pemerintahan.
Pedoman pertama adalah bekerja untuk menjaga dan melaksanakan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
”Pedoman kedua adalah menjaga, menjalankan, dan melindungi kepentingan inti nasional yang vital, termasuk mengamankan kekayaan bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya.
Pedoman ketiga, lanjut Prabowo, yakni mengatasi berbagai kesulitan rakyat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Sementara pedoman keempat menekankan pentingnya menempatkan masa depan generasi muda di atas segalanya.
”Dan pedoman keempat adalah agar kepentingan rakyat, khususnya anak-anak dan generasi penerus ditempatkan sebagai orientasi utama kebijakan pemerintah,” tegasnya.
Tak hanya menyampaikan pedoman pemerintahan, Prabowo juga memaparkan capaian positif perkembangan perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester pertama 2026 tercatat menyentuh angka 5,45 persen—salah satu capaian tertinggi dalam 13 tahun terakhir.
Selain itu, pemerintah juga berhasil mencatatkan keberhasilan swasembada pada delapan komoditas pangan sebagai bagian dari strategi memperkuat kemandirian nasional dan ketahanan pangan.
Menanggapi arah pidato Presiden, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum bersama untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Menurut Nasih, nilai-nilai dan semangat kemerdekaan perlu diwujudkan secara nyata melalui penguatan kolaborasi antara lembaga legislatif, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda.
”Momentum ini menjadi pengingat bagi kita untuk menghargai jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Nasih.
Ia pun berharap sinergitas lintas instansi di Sidoarjo dapat terus diperkuat ke depannya.
”Dengan demikian, pembangunan daerah dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Sidoarjo,” pungkas Nasih.

