
Kalabahi, Alor-NTT (aksaraindonesia.id) – Ajang Pesta Pangan Lokal dan Budaya Zona II Kabupaten Alor kembali melahirkan kebanggaan baru bagi pelaku UMKM lokal. Dalam lomba yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur di Lapangan Mini Kalabahi, Selasa (23/09/2025), dua peserta dari Alor berhasil meraih juara pertama pada dua kategori berbeda.
Pada Lomba Masak Makanan Khas Daerah, UMKM Binaan Jemaat Elim Dadibira dari Kecamatan Pulau Pura keluar sebagai juara 1. Menu khas yang diolah dengan cita rasa lokal berhasil memikat dewan juri dan mengungguli peserta lainnya. Ketua UMKM Jemaat Elim Dadibira, Delila Gomang, mengaku bangga atas pencapaian ini.
“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa membawa pulang juara pertama. Semoga ke depan kami terus dapat memberikan yang terbaik, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, bahkan Nasional,” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, pada Lomba Inovasi Pangan Lokal, UMKM Binaan Universitas Tribuana (UNTRIB) Kalabahi berhasil meraih juara 1 setelah menampilkan 30 produk inovatif hasil kreasi mahasiswa-mahasiswi bersama masyarakat desa dalam program Kuliah Bakti Pada Masyarakat (KBPM). Produk-produk tersebut meliputi olahan pangan lokal, keripik, tepung, cokelat, jamu, hingga sabun herbal.
Dosen pendamping UMKM UNTRIB Kalabahi, Dr. Lita Taupan, menjelaskan bahwa seluruh produk dibina langsung oleh para dosen pembimbing selama kegiatan KBPM.
“Kami akan terus menjalin kerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk memperbaiki produk-produk yang belum sesuai standar agar bisa menembus pasar global,” terangnya.
Pengumuman pemenang disampaikan panitia pada malam penutupan yang berlangsung meriah. Pesta Pangan Lokal dan Budaya Zona II ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana promosi potensi pangan lokal Alor, sekaligus mendorong pelaku UMKM agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk untuk pasar yang lebih luas. marliati