Senator RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR ke Mahasiswa UB

Siska Prestiwati
16 Oct 2026 18:19
2 minutes reading

​Malang (Aksaraindonesia.id) — Senator cerdas asal Jawa Timur yang juga Anggota DPD RI, Dr. Hj. Lia Istifhama, M.E.I., sukses memukau ratusan mahasiswa lewat pemaparan filosofi SUPERRR. Konsep pengembangan karakter yang komprehensif ini dihadirkan untuk mencetak generasi pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas tinggi, empati mendalam, serta tangguh dalam menghadapi dinamika zaman.

​Pesan inspiratif tersebut disampaikan sosok yang akrab disapa Ning Lia saat hadir sebagai narasumber utama dalam ajang Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Lanjut (LKMM-TL) Universitas Brawijaya 2026 yang digelar di Gedung Widyaloka UB, Malang.

​Kegiatan bergengsi ini diikuti oleh ratusan mahasiswa Universitas Brawijaya serta delegasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang sebelumnya telah lulus mengikuti LKMM-TM. Di hadapan para peserta, Ning Lia membawakan materi bertajuk Capacity Building: Public & Self Management dengan membedah secara mendalam filosofi SUPERRR, yang meliputi Sociable, Unique, Problem Solver, Empathy, Responsibility, serta Resolution and Resiliency.

​Menurut Ning Lia, esensi kepemimpinan sejati tidak diukur dari seberapa tinggi jabatan atau seberapa besar pengaruh seseorang, melainkan dari kepekaan dalam memahami lingkungan, kemampuan menghargai perbedaan, serta kapasitas menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

​Dalam pemaparannya, ia merinci bahwa prinsip Sociable mengajarkan pentingnya membangun relasi sosial yang sehat dan terbuka, sementara Unique memotivasi setiap individu untuk mengenali potensi unik diri sendiri. Adapun Problem Solver mengasah ketajaman berpikir rasional dan strategis dalam mengelola perbedaan pendapat di dalam organisasi agar menjadi kekuatan bersama.

​Ning Lia juga memberikan penekanan khusus pada nilai Empathy dan Responsibility. Ia mengingatkan bahwa seorang pemimpin yang baik harus mau mendengar, bukan sekadar didengar. Kepekaan sosial tersebut harus berjalan beriringan dengan konsistensi menjaga komitmen dan integritas.

​“Jangan pernah takut menghadapi kegagalan. Sebab, pemimpin hebat bukanlah mereka yang tidak pernah jatuh, melainkan mereka yang selalu memiliki keberanian untuk bangkit, belajar, dan melangkah lebih baik,” tegas Ning Lia di tengah gemuruh antusiasme peserta.

​Tidak hanya berhenti pada penguatan karakter mental, Ning Lia juga memperkaya materi kepemimpinannya dengan memadukan sejumlah pendekatan keilmuan modern, mulai dari teori kepribadian Gordon Allport, strategi Harry Yarger, hierarki kebutuhan Abraham Maslow, hingga teori komunikasi Harold Lasswell.

​Di pengujung sesi, ia berpesan agar mahasiswa memanfaatkan momentum organisasi kemahasiswaan untuk mengasah kedewasaan berpikir, menyaring informasi di era digital secara bijak, serta senantiasa berorientasi pada kemaslahatan umat.

​“Generasi muda jangan hanya bercita-cita menjadi pemimpin karena jabatan. Jadilah pemimpin karena mampu menghadirkan manfaat,” pungkasnya.

Join Channel Aksaraindonesia.id untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI ✓
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
Baca Juga
x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Berita Terkini, Ekslusif
di WhatsApp AKSARA Indonesia
Berita Terbaru, Eksklusif di Channel Aksara Indonesia