Ning Lia di Umsida: Gen Z Jangan Cuma Baper, Harus Ikut Main di Politik

Siska Prestiwati
21 Jun 2026 10:53
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Anggota DPD RI Lia Istifhama mengajak generasi Z untuk tidak sekadar vokal di ruang publik, tetapi juga mengambil peran nyata dalam politik. Pesan itu disampaikan Lia saat menjadi pembicara dalam Sekolah Legislasi tingkat Jawa Timur yang digelar Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi se-Jawa Timur itu digelar sebagai ruang edukasi politik bagi mahasiswa. Forum ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman generasi muda tentang peran strategis mereka dalam sistem demokrasi Indonesia.

Dalam stadium general, Lia yang akrab disapa Ning Lia menekankan bahwa politik bukan ruang yang jauh dari anak muda. Menurutnya, perkembangan zaman justru membuka banyak peluang baru bagi generasi muda untuk ikut memengaruhi arah kebijakan publik, termasuk melalui ruang digital.

“Semua orang pada dasarnya bisa menjadi politisi dalam negara demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana membangun kapasitas kepemimpinan, integritas, serta kepekaan terhadap aspirasi masyarakat,” ujar Ning Lia.

Senator asal Jawa Timur itu mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak pada sikap emosional atau sekadar mengejar popularitas di media sosial. Ia menilai, keberanian bersuara harus dibarengi tujuan yang jelas dan berpihak pada kepentingan publik.

“Speak up bukan untuk sensasi, tapi untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Jangan jadi generasi yang baperan, tapi jadilah generasi yang berperan,” tegasnya.

Lia juga menyoroti pentingnya integritas dan kepercayaan publik sebagai modal utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bagaimana kebijakan publik dibentuk, termasuk pentingnya mendengar aspirasi masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Sidoarjo Ainun Amalia turut mendorong mahasiswa agar tetap memegang idealisme saat nantinya masuk ke dunia kerja maupun sistem pemerintahan.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Jangan sampai idealisme luntur ketika sudah masuk dalam sistem. Justru di situlah tantangan untuk tetap membawa perubahan yang lebih baik,” kata Ainun.

Selain Lia dan Ainun, kegiatan itu juga dihadiri Wakil Rektor III Umsida Dr Nurdyansyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, anggota DPRD Pasuruan Adinda Denisa, perwakilan Badan Anggaran Sidoarjo Zakaria Dimas, Komisioner KPU Sidoarjo Mokhammad Yasin, dosen Umsida Rifai Ridlho, serta Ketua Umum DPM Umsida Bagus Anggara.

5-5-2026

Arsip Berita :