Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, Cuaca Dilaporkan Berawan

Siska Prestiwati
17 Jan 2026 15:35
2 minutes reading

Maros (Aksaraindonesia.id) – Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dengan rute Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1). Insiden tersebut terjadi ketika pesawat tengah dalam perjalanan menuju Bandara Sultan Hasanuddin.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, mengungkapkan kondisi cuaca saat kejadian berada pada kategori berawan. Menurut laporan awal yang diterima, jarak pandang saat itu mencapai sekitar 8 kilometer.

“Informasi awal terkait kondisi cuaca pada saat kejadian menunjukkan jarak pandang (visibility) sekitar 8 kilometer dengan kondisi cuaca di sekitar area dilaporkan sedikit berawan,” ujar Lukman dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan bahwa detail tambahan terkait kondisi cuaca masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pemerintah masih menghimpun data menyeluruh untuk memastikan faktor pendukung hilangnya kontak pesawat.

Pesawat tersebut diketahui membawa total 11 orang, yang terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang. Hingga kini, belum ada informasi lanjutan terkait keberadaan pesawat maupun kondisi para awak dan penumpangnya.

Saat hilang kontak, pesawat berada di sekitar wilayah Maros dengan koordinat 04°57’08” LS – 119°42’54” BT. Upaya pencarian sedang dilakukan oleh otoritas terkait bekerja sama dengan tim SAR setempat.

Hingga saat ini, Kementerian Perhubungan terus memantau perkembangan pencarian dan meminta masyarakat menunggu informasi resmi selanjutnya. Pemerintah memastikan semua sumber daya dikerahkan untuk menemukan pesawat tersebut secepat mungkin.

13-03-2026

5-5-2026