
Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Pembangunan rumah pompa Kedungpeluk di Kecamatan Candi, yang digarap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya strategis mengatasi banjir di kawasan Tanggulangin dan Candi, akhirnya rampung. Bupati Sidoarjo H. Subandi SH, M.Kn meninjau langsung hasil pembangunan tersebut bersama jajaran Dinas PUBMSDA Sidoarjo serta Forkopimka Candi, Selasa (27/1/2026) siang.
Subandi menyebut selesainya pembangunan rumah pompa ini menjadi titik penting dalam penanganan banjir yang selama ini kerap melanda wilayah selatan Sidoarjo. Dengan beroperasinya rumah pompa, debit air dapat dialirkan lebih cepat menuju Sungai Mbah Gepuk.
“Rumah pompa ini adalah kunci untuk mengurai banjir di Tanggulangin dan Candi. Dengan berfungsinya pompa, tensi banjir bisa langsung dibuang ke Sungai Mbah Gepuk,” ujar Subandi.
Sebelumnya, proyek ini sempat dievaluasi karena progres dianggap lambat. Namun, percepatan pengerjaan dalam beberapa pekan terakhir membuat seluruh tahapan berhasil terselesaikan sesuai target.
“Yang paling sulit itu konstruksi bawah, dan itu sudah beres sejak progres mencapai 70 persen. Sekarang seluruh pekerjaan sudah selesai dan siap difungsikan,” jelas Subandi.
Bupati menegaskan bahwa operasional rumah pompa akan segera dimulai usai penarikan besi-besi penahan konstruksi. Selain itu, Dinas PUBMSDA juga diminta menuntaskan pembenahan tanah dan memastikan seluruh akses pendukung siap digunakan.
Tak hanya pembangunan rumah pompa, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan langkah lanjutan berupa normalisasi sungai hingga ke muara agar aliran air tetap lancar, terutama pada puncak musim hujan.
“Kami berharap cuaca mendukung agar proses finishing dan normalisasi sungai berjalan optimal. Semoga dengan berfungsinya rumah pompa ini, banjir di Tanggulangin dan Candi bisa terurai,” tutup Subandi.