Peduli Kesehatan Keluarga Korban, Benjamin Kristianto Langsung Lakukan Pemeriksaan dan Penguatan Mental

Siska Prestiwati
2 Oct 2025 13:24
1 minutes reading

Sidoarjo (aksaraindonesia.id) – Apresiasi disampaikan Anggota Komisi E DPRD Jatim dr. Benjamin Kristianto atas gerak cepat tim evakuasi di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Namun, ia mengingatkan agar kesehatan mental para wali santri yang menunggu juga menjadi perhatian.

Menurut Benjamin, banyak keluarga korban yang mengalami tekanan mental saat menunggu evakuasi. Ia bahkan menemukan salah satu wali santri yang mengalami tekanan darah tinggi hingga mencapai 180.

“Saya mencoba memeriksa tensi salah satu wali santri. Ada seorang ibu dan kakek yang menunggu anak atau cucunya dievakuasi, tensinya sampai 180,” kata Benjamin di lokasi, Kamis (2/10/2025).

Politikus Partai Gerindra itu menekankan, kesehatan keluarga korban harus dijaga agar mereka tidak ikut jatuh sakit. “Jangan sampai dalam evakuasi ini kita berhasil menyelamatkan anak atau cucu, tapi keluarga yang menunggu malah jatuh sakit,” ujarnya.

Benjamin menilai proses evakuasi sejauh ini sudah berjalan cepat dan profesional. Namun, ia juga berharap pembangunan pondok pesantren yang masih berlangsung dapat disempurnakan supaya kejadian serupa tidak terulang.

“Saya lihat tim evakuasi sangat bagus dan bergerak cepat. Selain penanganan saat ini, kami juga berharap pembangunan yang sedang berjalan ini bisa disempurnakan, agar tidak ada korban berikutnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Benjamin mengimbau keluarga korban untuk tetap tenang serta menyerahkan sepenuhnya proses evakuasi kepada pihak berwenang.

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :