Momentum Hari Santri, Ning Lia: Jadikan Nilai Islam sebagai Kekuatan Peradaban

Siska Prestiwati
21 Oct 2026 10:19
3 minutes reading

Bangkalan (Aksaraindonesia.id) – Momentum Hari Santri Nasional dijadikan sebagai pengingat pentingnya peran generasi muda dalam membangun peradaban Islam yang berkemajuan. Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengajak para mahasiswa untuk menjadikan nilai-nilai Islam sebagai kekuatan utama dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, memperkuat karakter, serta mendorong kemajuan di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial.

​Pesan tersebut disampaikan oleh Ning Lia—sapaan akrab Lia Istifhama—saat hadir sebagai narasumber dalam Islamic Talkshow bertajuk “Membangun Peradaban dari Timur: Kontribusi Nilai-Nilai Islam bagi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara”. Acara ini diselenggarakan di Gedung Pertemuan R.P. Mohammad Noer, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Rabu (21/10/2026).

​Kegiatan yang dimoderatori oleh Moh Miqdad Ilmi ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya perwakilan Gubernur Jawa Timur yang juga Kepala BPSDM Jatim, Dr. Ramliyanto S.; anggota DPRD Jawa Timur, Lora Nasih Aschal; Dekan Fakultas Keislaman UTM, Dr. Abdur Rohman, S.Ag., M.E.I.; Wakil Dekan I Dr. Firman Setiawan, S.H.I., M.E.I.; Wakil Dekan II Muhammad Ersya Faraby, S.E.I., M.SEI.; serta Wakil Dekan III Fajar, S.H.I., M.H. Hadir pula para dosen Fakultas Keislaman serta jajaran pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa).

​Dalam pemaparannya, Ning Lia menegaskan bahwa membangun peradaban dari Timur bukan sekadar mengenang kejayaan masa lalu, melainkan upaya menghidupkan kembali tradisi keilmuan Islam agar adaptif terhadap tantangan zaman. Ia juga memperkenalkan konsep benevolent society, yaitu masyarakat yang mengedepankan kebaikan bersama dan kemanfaatan sosial yang ditopang oleh solidaritas serta kepedulian terhadap sesama.

​Lebih lanjut, keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ini memaparkan tiga pendekatan epistemologi Islam, yakni bayani (bertumpu pada teks), irfani (pengalaman spiritual), dan burhani (penalaran rasional). Ketiganya dinilai menjadi landasan penting dalam memadukan nilai agama dan rasionalitas, sejalan dengan gagasan Islamisasi ilmu pengetahuan oleh Syed Muhammad Naquib al-Attas dan Ismail Raji al-Faruqi.

​Ning Lia juga menyoroti peran strategis pesantren dalam pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan karakter generasi penerus. Ia merumuskan nilai-nilai santri melalui akronim SANTRI, yakni Smart (cerdas), Adaptability (kemampuan beradaptasi), Networking (membangun jejaring), Toughness (ketangguhan), Responsibility (tanggung jawab), dan Integrity (integritas).

​Sementara itu, Kepala BPSDM Jatim, Dr. Ramliyanto S., mengungkapkan bahwa Jawa Timur memiliki akar sejarah peradaban Islam yang kuat, mulai dari makam Fatimah Binti Maimun di Gresik, tradisi Wali Songo, hingga ribuan pesantren. Tercatat, jumlah pesantren di Jatim saat ini mencapai 7.347 unit, yang merupakan terbanyak di Indonesia. Ia menekankan pentingnya digitalisasi khazanah keilmuan ulama agar warisan intelektual tersebut tetap relevan dengan perkembangan zaman.

​Rektor UTM, Prof. Dr. Syafi’, S.H., M.H., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menginternalisasi nilai-nilai Islam secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menampilkan simbol keagamaan.

​Acara ini turut mendapat apresiasi dari Ketua Pelaksana M. Bagus Junaidi dan Gubernur BEM Fakultas Keislaman M. Fathul Amin Firdaus, yang berharap forum tersebut mampu mendorong pertumbuhan intelektual serta kreativitas generasi muda dalam merajut warisan intelektual Islam dengan kebutuhan masa kini.

Join Channel Aksaraindonesia.id untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT Aksara Indonesia Abyudaya
TERVERIFIKASI ✓
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

AksaraIndonesia.id

Iklan Jitu

Mobil Motor • Properti • Ragam • Lowongan • Kerjasama Advertorial

Harga Bersahabat, Berkualitas, dan Terpercaya

📱 Hubungi Sekarang

Follow Us

Join WhatsApp Channel

Join Channel
Baca Juga
x
x
Dany Williams

Dany Williams

Typically replies within an hour

I will be back soon

Dany Williams
Berita Terkini, Ekslusif
di WhatsApp AKSARA Indonesia
Berita Terbaru, Eksklusif di Channel Aksara Indonesia