Mahasiswa UNAIR Gelar Program Cerdas Gizi untuk Dukung Pencegahan Stunting di Desa Tegalrejo

Siska Prestiwati
13 Jan 2026 13:50
2 minutes reading

Banyuwangi (Aksaraindonesia.id) – Mahasiswa KKN-BBK 7 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan program “Cerdas Gizi” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting dan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Senin (12/01/2026).

Program ini menyasar kader Posyandu dan para ibu balita. Ketua PKK Desa Tegalrejo, Umi Kulsum, mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut. “Edukasi gizi seperti ini sangat dibutuhkan. Harapannya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi kesehatan anak-anak,” katanya.

Tim KKN turut menghadirkan Dosen Pembimbing Lapangan, Ayik Mirayanti Mandagi, S.KM., M.Kes., sebagai narasumber. Ia menekankan bahwa pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga. “Stunting tidak hanya berpengaruh pada tinggi badan, tetapi juga pada perkembangan otak dan kualitas SDM di masa depan,” jelasnya.

Lebih dari 33 peserta dari dua posko Posyandu mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka aktif berdiskusi mengenai menu harian, tumbuh kembang anak, hingga langkah konkret mencegah stunting di rumah tangga.

Bidan Desa Tegalrejo, Umi Nadziroh, juga memberikan apresiasi. Ia menyebut angka stunting di wilayahnya perlahan menurun berkat dukungan berbagai pihak. “Edukasi seperti ini sangat bermanfaat. Semoga kehadiran peserta Posyandu bisa 100 persen dan kegiatan serupa terus berlanjut,” ujarnya.

Kelompok KKN BBK 7 sendiri terdiri dari sembilan mahasiswa lintas disiplin, mulai akuntansi, ekonomi Islam, manajemen, komunikasi, akuakultur, manajemen perkantoran digital, teknik robotika, hingga kedokteran hewan.

Penanggung jawab program, Fanenda Yusfeha Chanzabreena, mengatakan respons warga sangat positif. “Ibu-ibu aktif bertanya dan berdiskusi. Kami berharap kegiatan ini bisa membantu menurunkan angka stunting dan meningkatkan kepedulian masyarakat,” katanya.

Program Cerdas Gizi ditutup dengan harapan kolaborasi mahasiswa, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dapat terus memperkuat upaya mencetak generasi Tegalrejo yang sehat dan berkualitas.

13-03-2026

5-5-2026