Banjir Rendam Enam Kecamatan di Sidoarjo, Warga Keluhkan Drainase Buruk

Siska Prestiwati
11 Nov 2025 12:49
2 minutes reading

Sidoarjo (Aksaraindonesia.id) – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sidoarjo pada Senin (10/11/2025) sore menyebabkan banjir di sejumlah titik. Air menggenang di kawasan perkotaan hingga jalan utama seperti depan Lippo Plaza Sidoarjo dan bawah jalan tol Cemengkalang.

Pantauan di lapangan, genangan air membuat lalu lintas lumpuh. Sejumlah pengendara motor dan mobil terpaksa menepi karena mesin mogok akibat tingginya air mencapai lutut orang dewasa. “Setiap hujan deras, pasti banjir. Drainase di sini nggak mampu nampung air,” keluh Fajar, warga sekitar.

Data sementara menunjukkan, ada enam kecamatan yang terdampak, yaitu Kecamatan Sidoarjo (kota), Candi, Tanggulangin, Waru, Porong, dan Krian. Tinggi air berkisar antara 10 hingga 20 sentimeter di beberapa titik terdampak.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, ada enam kecamatan yang masih tergenang hingga Selasa (11/11) siang. Yakni Kecamatan Sidoarjo, Candi, Tanggulangin, Waru, Porong, dan Krian. Tinggi air bervariasi antara 10 hingga 20 sentimeter di beberapa titik.

Kecamatan Candi disebut sebagai wilayah paling parah terdampak banjir. Beberapa desa seperti Balonggabus, Klurak, Ngampelsari, Sumorame, Sidodadi, dan Jambangan dilaporkan masih tergenang. Aktivitas warga sempat terganggu, terutama akses jalan menuju sekolah dan pasar.

Petugas dari BPBD Kabupaten Sidoarjo bersama Dinas Pekerjaan Umum langsung menurunkan pompa portabel untuk mempercepat penyedotan air di lokasi kritis. Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Subandi, yang akrab disapa Cak Bandi, turun langsung ke lapangan untuk memantau penanganan genangan air. “Tim di lapangan telah mengoperasikan tambahan pompa portabel agar genangan tidak muncul kembali. Memasuki musim hujan, kami imbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara, terutama di titik-titik rawan genangan,” ujarnya melalui akun Instagram resminya.

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :