Waspada! 761 Kasus AIDS di Alor, Pemerintah Bentuk WPA Cegah Penularan Baru

Marliati SY Kamran
9 Oct 2025 17:37
2 minutes reading

Kalabahi (Aksaraindonesia.id) – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Alor terus menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Alor, hingga akhir tahun 2024 tercatat 761 kasus, terdiri dari 115 orang meninggal dunia dan 646 orang masih hidup. Sementara hingga akhir Agustus 2025, ditemukan 62 kasus baru.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Alor melalui KPA membentuk Kelompok Warga Peduli AIDS (WPA) di tingkat desa dan kelurahan sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyebaran HIV/AIDS.

Kegiatan pembentukan WPA berlangsung di Kantor Kelurahan Kalabahi Barat, Kecamatan Teluk Mutiara, Kamis (9/10/2025), dan dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Alor, Ridwan Nampira, mewakili Bupati Alor.

Dalam arahannya, Ridwan Nampira menyampaikan bahwa kasus HIV/AIDS di Alor telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa penyebaran infeksi kini sudah berada di wilayah lokal dan banyak menyerang kelompok usia produktif, yakni 15 hingga 40 tahun.

“Data ini menunjukkan sumber penularan sudah berada di Alor. Karena itu, langkah pencegahan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan,” tegas Ridwan.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS, termasuk melalui kelompok masyarakat seperti Warga Peduli AIDS (WPA).

Sementara itu, Lurah Kalabahi Barat, Jibrael Mou, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut di wilayahnya. Menurutnya, pembentukan WPA sangat penting sebagai bentuk edukasi dan perlindungan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami berharap masyarakat bisa bekerja sama dan mengambil langkah nyata mencegah penyebaran HIV/AIDS di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari KPA dan Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, di antaranya Sekretaris KPA Dominggus Prakameng, Pengelola Program Margareta Mautuka, dan dr Farida Bala dari Dinas Kesehatan. Para pemateri menekankan pentingnya kesadaran bersama dan menghapus stigma terhadap penderita HIV/AIDS.

Dengan terbentuknya WPA di Kelurahan Kalabahi Barat, Pemkab Alor berharap gerakan serupa dapat diperluas ke seluruh desa dan kelurahan, sebagai upaya konkret memutus rantai penyebaran HIV/AIDS di Bumi Nusa Kenari.

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :