

Batam (Aksaraindonesia.id) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bersama Politeknik Negeri Batam menggeber pelatihan digital bagi puluhan guru akuntansi yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Akuntansi Kota Batam. Langkah ini diambil untuk mendongkrak kualitas pengajaran lewat platform digital kekinian.
Berlangsung di Tower A Politeknik Negeri Batam, program pengabdian masyarakat ini fokus mengenalkan platform Wayground sebagai instrumen evaluasi belajar siswa. Ketua Tim PKM Unesa, Muhammad Miftah Farid, menyebut pemanfaatan teknologi semacam ini krusial agar metode evaluasi di kelas tidak monoton.
”Harapannya, guru-guru bisa menciptakan proses evaluasi yang jauh lebih variatif, interaktif, dan pastinya memancing keaktifan siswa selama kegiatan belajar mengajar,” ujar Miftah lewat keterangan resminya, Rabu (14/10/2026).
Miftah mengeklaim, kolaborasi lintas kampus ini menjadi bukti nyata sinergi perguruan tinggi dalam merespons kebutuhan dunia pendidikan modern. Dengan menguasai perangkat digital, para pendidik diharapkan mampu meramu metode evaluasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mengikis kesan bahwa ujian atau evaluasi adalah hal yang membosankan.
Lebih lanjut, program tersebut juga dirancang selaras dengan agenda global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Utamanya, menyasar poin keempat mengenai Pendidikan Berkualitas (Quality Education) serta poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).
”Kerja sama antara Unesa dan Polibatam menunjukkan bagaimana penggabungan sumber daya dan keahlian antar-institusi mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kapasitas guru di daerah,” tambahnya.
Melalui pelatihan intensif ini, jajaran dosen Prodi S1 Pendidikan Akuntansi FEB Unesa berharap para guru MGMP Batam bisa terus berinovasi dan konsisten menghadirkan atmosfer kelas yang interaktif bagi para peserta didik.

