Kepala Sekolah Rakyat se-Jatim Dibekali Bimtek, Khofifah Tekankan Penguatan Pengelolaan SR

Siska Prestiwati
16 Jan 2026 19:34
2 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Para Kepala Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur mendapat penguatan kapasitas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Pemprov Jatim di BPSDM Jatim, Jumat (16/1). Kegiatan ini resmi dibuka Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan dihadiri ratusan tenaga kependidikan SR.

Total, Bimtek diikuti 26 Kepala Sekolah Rakyat, 91 Wali Asrama, dan 86 Wali Asuh dari seluruh SR di Jawa Timur. Dua menteri turut hadir, yakni Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf dan Menteri PPPA RI Arifah Choiri Fauzi.
Khofifah menegaskan Bimtek ini menjadi langkah proaktif untuk memperkuat kompetensi para kepala sekolah dan tenaga kependidikan dalam mengelola SR berbasis asrama.

“Kita ingin meng-update banyak hal terkait pengelolaan Sekolah Rakyat agar penyelenggaraannya berjalan semakin baik,” kata Khofifah.

Ia menyebut Jatim menjadi provinsi dengan jumlah SR terbanyak di Indonesia, yakni 26 sekolah dengan total 2.249 siswa. Mereka terbagi dalam 98 rombongan belajar mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Khofifah berharap Bimtek dapat memperkuat kualitas pengasuhan dan pendidikan sehingga SR benar-benar menjadi wadah lahirnya anak-anak berpotensi brilian dan berlian.
Berbagai prestasi siswa SR Jatim, seperti penampilan baris berbaris di hadapan Presiden Prabowo hingga kemampuan pidato dalam berbagai bahasa, dinilai sebagai bukti kualitas siswa SR.

“Banyak anak yang sebenarnya brilian tapi tidak tampak. Setelah diberi ruang, mereka menjadi berlian,” ujarnya.

Khofifah juga mengingatkan para kepala sekolah dan tenaga kependidikan agar peka terhadap proses adaptasi siswa yang berasal dari latar belakang keluarga dan pendidikan berbeda-beda. Setiap persoalan sosial harus cepat diidentifikasi dan diselesaikan.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas instansi, terutama dengan pemerintah daerah, meskipun SR berada di bawah Kemensos.

“Kalau ada masalah, jangan dibiarkan. Tidak perlu menunggu sampai ke Kemensos, bisa diselesaikan dengan Dindik, Dinsos, hingga bupati atau wali kota,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi menyampaikan apresiasi kepada Khofifah atas dukungan besar terhadap program Sekolah Rakyat.

“Dari 166 SR se-Indonesia, terbanyak ada di Jatim. Saya sampaikan ke Pak Mensos, sudah selayaknya Ibu Gubernur mendapat penghargaan atas prestasinya,” kata Arifah.
Ia menambahkan, pola asuh di SR harus tetap memastikan hak anak untuk tumbuh berkembang secara optimal.

Kementerian PPPA disebut bakal terus mendukung program prioritas Presiden Prabowo dalam menyiapkan generasi unggul.

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota Komisi E DPRD Jatim Rasyo, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Prof Mohammad Nuh, serta jajaran OPD terkait. Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Prof Nuh juga memberi arahan sebagai keynote speaker.

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :