Di Jatim, hanya ada 2 Kasus Covid

Siska Prestiwati
2 Jun 2025 22:28
Kesehatan 0 133
2 minutes reading

Sementara di Jawa Timur, kasus Covid 19 hanya ada dua, hal itu diungkapkan oleh Plt Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak yang membeberkan kondisi terkini penyebaran kasus COVID-19 di Jatim. Menurut Emil pada 2025 ini hanya ditemukan 2 kasus COVID-19 di Jatim.

“Di Jawa Timur dilaporkan ada dua kasus COVID-19. Temuan kasus itu ada di Minggu ke 3 dan 18 tahun 2025. Dan tidak ada terdata lagi,” kata Emil di Gedung DPRD Jatim, Senin (2/6/2025).

Potensi peningkatan kasus COVID-19 jika dilakukan test secara masif seperti dahulu. Saat ini, alur pengecekan swab pasien COVID-19 sudah berbeda dibandingkan saat masih Pandemi.

“Sejak Kepres nomor 17 tahun 2023, status pandemi suda dinyatakan selesai. Ini memang datanya di minggu ke 19 menuju ke minggu 20, ini kasus COVID-19 teridentifikasi menurun dari 28 kasus ke 3 kasus (di seluruh Indonesia). Yang dominan COVID varian MB1.1,” bebernya.

“Jadi alur pemeriksaan COVID saat ini mengikuti program kalau pasien demam di atas 38 derajat, kurang dari 10 hari dan batuk, maka dari fasilitas kesehatan yang merawat akan melakukan swab dan dikirim ke BBLABKESMAS Surabaya untuk survailens influenza secara keselurahan,” tambahnya.

“Jadi COVID 19 ini didata meningkat di negara-negara Asia semisal di Thailand, Hongkong, Malaysia, Singapura. Transmisi penularan dan angka kematian rendah. Jadi tingkat penyebarannya meningkat, tapi tidak masif dan bismillah kita berharap tidak ada angka kematian,” jelasnya.

“Saat ini belum ada arahan lagi untuk tambahan vaksin, atau untuk pasien-pasien yang immunocompromised, artinya ada bahaya tingkat daya ketahanan tubuh dan lansia, itu belum ada instruksi kemenkes. Kita pantau terus, dari Dinkes kami update terus,” tandasnya.ust

13-03-2026

26-01-2026

30-01-2026

20-01-2026

27-01-2026

Arsip Berita :