Lebih dari 300 Musisi Ramaikan Herockmob 2025, Persembahan untuk Pahlawan Musik Surabaya

Endang Pergiwati
9 Nov 2025 01:12
3 minutes reading

Surabaya (Aksaraindonesia.id) – Panggung besar telah terpasang tepat di depan Internazio Building, di kawasan Kota Lama Surabaya, Sabtu (8/11/2025) malam. Sebuah perhelatan musik akbar tengah digelar dengan lebih dari 300 musisi, mulai, drummer, bassist, gitaris, pemain keyboard, bahkan juga pemain biola dan cello hadir di sana.

Mereka bersama sama menyajikan 3 lagu rock dalam kolaborasi yang apik. Ketiga lagu itu, adalah New Divide dari Linkin Park, Separuh Nafas dari Dewa19 dan Sobat dari Padi.
Gelaran musik dari ratusan musisi ini dikemas dalam Peringatan Bulan Pahlawan bertajuk Surabaya Herockmob 2025.
Tahun ini adalah tahun keempat penyelenggaraan acara musik kolosal tersebut, ini sekaligus menandai pertumbuhan pesat komunitas musik di Kota Pahlawan ini.
Jika pada Herockmob 2023 diikuti sekitar 100 musisi, dan tahun 2024 meningkat menjadi 200 musisi, hingga di tahun 2025 ini berhasil mengkolaborasi 300 musisi Surabaya dalam 1 event musik.
Ratusan musisi ini pun memiliki layar belakang usia dan kelompok yang berbeda-beda. Namun koordinator Herockmob 2025, Hans DSatria, yakin mereka bisa melaksanakan kegiatan ini dengan sukses.
“Mengumpulkan lebih dari 300 seniman musik bukan hal mudah. Mereka semua berlatih sendiri-sendiri dengan tiga lagu yang sudah disiapkan. Tapi karena semuanya profesional, saya yakin acara akan berjalan lancar,” ujar Hanz D’Satria, koordinator Herockmob 2025.
Herockmob 2025 merupakan salah satu rangkaian kegiatan Parade Surabaya Juang 2025, sebuah agenda tahunan yang digagas Pemerintah Kota Surabaya untuk memperingati Bulan Pahlawan.
Bagi Hanz dan para peserta, momen itu sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan musik Surabaya. Banyak seniman legendaris dari Kota Pahlawan yang telah membesarkan nama Surabaya melalui karya mereka.
“Musisi-musisi seperti Gombloh, Dewa 19, Padi, Leo Kristi, dan banyak lainnya adalah pahlawan musik bagi kami. Lewat karya mereka, Surabaya dikenal sebagai kota yang kaya akan kreativitas dan semangat juang dalam bermusik,” tutur Hanz.
“Maka, Herockmob adalah ajang penghormatan bagi mereka semua,” tambahnya.
Untuk perhelatan ini, Hanz memberikan apresiasi terhadap keterlibatan Pemerintah Kota Surabaya yang memberikan dukungan penuh pada acara tersebut.
Menurut Hanz, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi cukup peduli terhadap dunia seni dan musik, terutama yang melibatkan generasi muda.
“Pak Eri selalu bilang bahwa taman-taman kota dan ruang publik di Surabaya adalah tempat bagi anak muda untuk berkreasi. Herockmob ini adalah implementasi nyata dari kebijakan beliau,” ungkap Hanz.
Pimpinan POSS Orkestra, Heru Prasetyono, yang mengirimkan 60 personil untuk pemain biola dan cello, juga mempertegas bahwa perhelatan musik ini dapat mengembalikan Kota Surabaya sebagai barometer musik Indonesia, karena potensi para musisi untuk melahirkan karya-karya hebat juga sangat besar.
Heru berharap, Pemkot akan terus memberikan dukungan dalam beragam bentuk, mulai moril, fasilitas, perijinan, hingga pendanaan.
Diakui para musisi, bahwa ajang bermusik ini telah menjadi ruang bagi para seniman bertemu, berkolaborasi, dan menemukan chemistry bermusik, memunculkan ide untuk karya-karya selanjutnya. Seperti yang dirasakan Rieldham Londo, salah seorang musisi, kembali berpartisipasi dalam Herockmob 2025.
“Saya sudah ikut sejak Herockmob 2023. Sekarang ikut lagi. Selalu antusias, tak pernah absen. Untuk Kota Surabaya!” katanya. Dalam ajang itu, Rieldham ambil bagian dalam deretan vokalis.
Setelah penampilan kolosal ratusan musisi tersebut, Herockmob 2025 juga menyajikan live performance dari berbagai band lokal Surabaya. Juga penampilan teater dan tari

13-03-2026

5-5-2026